Home Tujuan & Program

Tujuan & Program


TUJUAN DAN PROGRAM SEKOLAH
TUJUAN SEKOLAH
  1. Peningkatan Keterampilan Praktis: Meningkatkan jumlah individu yang memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, seperti keterampilan teknis, keterampilan komunikasi, dan keterampilan waktu.
  2. Peningkatan Kepatuhan terhadap Nilai-nilai Pancasila: Meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat, dan meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap nilai-nilai tersebut dalam perilaku sehari-hari.
  3. Pengembangan Kepribadian Berkaraktmanajemen er: Menghasilkan individu yang memiliki kepribadian berkarakter Pancasila, dengan menetapkan tujuan spesifik untuk mengembangkan nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, rasa tanggung jawab, dan keterbukaan terhadap keberagaman.
  4. Partisipasi dalam Kegiatan Sosial dan Komunitas: Meningkatkan tingkat partisipasi dalam kegiatan sosial dan komunitas yang mempromosikan nilai-nilai Pancasila, menunjukkan komitmen terhadap pembangunan masyarakat yang berdasarkan pada prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan.
  5. Kontribusi terhadap Kemajuan Bangsa: Menghasilkan individu yang dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan bangsa dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, teknologi, dan kehidupan sosial.
  6. Program yang dibutuhkan untuk mUntuk mencapai visi “Cerdas, Trampil, Berkarakter Pancasila,” kita dapat merumuskan sejumlah tujuan yang spesifik dan terukur. Berikut adalah beberapa contoh tujuan yang dapat membantu mewujudkan visi tersebut:
  7. Tingkatkan Rata-rata Pencapaian Akademik: Meningkatkan rata-rata pencapaian akademik siswa di semua tingkatan pendidikan dalam kurun waktu tertentu, mencerminkan peningkatan dalam pemahaman konsep dan keterampilan akademik.
  8. Tingkatkan Tingkat Kelulusan dan Penyelesaian Pendidikan: Meningkatkan tingkat kelulusan dan penyelesaian pendidikan pada setiap jenjang pendidikan, menunjukkan peningkatan dalam ketersediaan dan kualitas pendidikan.
PROGRAM SEKOLAH
Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila:

  1. Membangun kurikulum yang menekankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar karakter dan moral.
  2. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap mata pelajaran.
  3. Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong pengembangan karakter berbasis Pancasila, seperti kegiatan keagamaan, sosial, dan kegiatan kesukarelawanan.

Pelatihan Keterampilan Berbasis Teknologi:

  1. Menyediakan pelatihan keterampilan digital dan teknologi kepada siswa dan masyarakat umum.
  2. Menyelenggarakan workshop dan seminar tentang inovasi teknologi terbaru.
  3. Membangun kerja sama dengan industri untuk magang dan pelatihan teknis.

Kurikulum Berbasis Proyek:

  1. Mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis proyek di mana siswa belajar dengan melakukan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
  2. Mendorong kolaborasi antar-siswa dan antar-sekolah untuk menyelesaikan proyek-proyek tersebut.
  3. Memfasilitasi kompetisi atau pameran proyek untuk memotivasi siswa dan mengakui prestasi mereka.

Pengembangan Soft Skills:

  1. Mengintegrasikan pembelajaran keterampilan seperti kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, dan toleransi dalam kurikulum.
  2. Menyelenggarakan lokakarya dan permainan peran untuk melatih keterampilan sosial dan emosional.
  3. Mendorong partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler yang memperkuat soft skills, seperti klub debat, organisasi siswa, atau kelompok relawan.

Pemberdayaan Masyarakat:

  1. Mengadakan program pelatihan dan pembinaan untuk masyarakat dalam hal kewirausahaan, keuangan, dan keterampilan hidup lainnya.
  2. Mendukung inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan lokal dan nasional.
  3. Membangun jejaring komunitas untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.

Pengembangan Pemikiran Kritis:

  1. Mendorong siswa untuk bertanya, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dengan kritis.
  2. Mengadopsi pendekatan pembelajaran yang menggali berbagai sudut pandang dan mendorong diskusi terbuka.
  3. Mengintegrasikan pelatihan logika, argumentasi, dan penalaran dalam kurikulum.

Pengayaan Budaya dan Seni:

  1. Menyelenggarakan program yang memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia dan menghargai pluralisme.
  2. Mendukung kegiatan seni dan budaya yang memperkuat identitas nasional dan lokal.
  3. Mengadakan festival seni dan budaya untuk mempromosikan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Dalam merancang dan melaksanakan program-program ini, penting untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru, siswa, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Selain itu, evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan efektivitas dan relevansi dari program-program tersebut sesuai dengan visi yang diinginkan.

Orang yang mempunyai kecerdasan budi pekerti itu senantiasa memikir-mikirkan dan merasa-rasakan serta selalu memakai ukuran, timbangan dan dasar-dasar yang pasti dan tetap
~ Ki Hajar Dewantara ~